Support

Tuesday, October 22, 2013

Filled Under: , , , , , , , , , , , ,

Danau Tondano di Sulawesi Utara Manado

Danau Tondano di Sulawesi Utara Manado

Sulawesi Tourism.com

Danau Indah Tondano


Danau Indah Tondano


Danau Tondano adalah tujuan wisata yang terkenal di Provinsi Sulawesi Utara. Danau ini berada 600 meter di atas permukaan laut dan meliputi area seluas 4.278 hektar dan terletak di desa Remboken, sekitar 3 kilometer dari kota Tomohon atau 30 km dari Manado.
Danau Tondano dikelilingi oleh pegunungan setinggi 700 meter, yaitu Gunung Lembena,  Kaweng, Tampusu dan Masarang. Danau ini mencakup tiga kecamatan yaitu Eris, Kakas dan Remboken. Dari sisi danau, Anda dapat melihat dengan jelas Gunung Kaweng.
Danau Tondano, merupakan danau terbesar di Sulawesi Utara. Danau ini terlindungi oleh Pegunungan Lembean, Gunung Kaweng, Bukit Tampusu, dan Gunung Masarang di setiap sisi indahnyaDengan luas hampir4.300 hektarDanau Tondanomemiliki pulau kecil bernama Likri dan pulau Papalembet Depat Toulumembet.Memang agak sulit mengucapkan namanya,  Dari tepian Danau Tondano dapat melihat dengan jelas Gunung Kaweng. Danau yang indah ini terbentuk akibat letusan yang dahsyat dari kembaran Gunung Kaweng.Legenda setempat bercerita, bahwa ada sepasang insan manusia yang berlainan jenis melanggar larangan orang tua untuk kawin.

Dalam bahasaMinahasa disebut kaweng, mereka nekat lari atau tumingkas ke hutan. Alam murka, dan memperlihatkan amarahnya lewat letusan sang Gunung.
Danau Tondano memiliki daya tarik wisata yang disebut "Sumaru Endo" Remboken, dan Resor Wisata Bukit Pinus (dari Tondano menuju Toliang Oki). Dari sisi danau di Toliang Oki dan Tondano Pante Anda dapat melihat laut Maluku yang indah, di luar bukit Lembean. Biaya Masuk ke obyek wisata ini adalah Rp 4.000,00 ditambah asuransi.
Transportasi
Akses ke Danau Tondano dapat ditempuh melalui gerbang Universitas Negeri Manado dan Boulevard Tountimomor, yang merupakan pusat pergaulan anak muda di Kota Tomohon. Untuk menjangkau Danau Tondano, Anda bisa menggunakan mobil pribadi dari Manado, dan akan menghabiskan waktu selama 1 jam Meski hanya jalanan lurus dan rata, trotoar Boulevard Tountimomor menjadi penggalan pengalaman tersendiri saat meluangkan waktu duduk di atasnya.
Pemandangan diDanau Tondano memang selalu bisa memegang janjinya,berulang kali bertandang ke Tondano, sensasinya tidak pernah hilang. Selalu setia untuk tetap indah seperti apa adanya Perjalanan menjadi begitu mengagumkan, saat melewati ilalang yang sudah menguning dan berkilauan layaknya emas tertimpa mentari sore. Lebih jauh ke dalam, tanaman jagung berjajar rapi menyambut saya dengan melambai-lambaikan daunnya. 

Mereka juga sedikit pamer, kalau sudah siap dipanen. Beberapa penduduk setempat menyapa dengan senyum, saat mereka selesai memanen jagung dan membawanya dengan bakul besar. 

Banyaknya daun berguguran, membuat suasana makin hangat, laiknya perasaan jatuh cinta.Sebuah bangunan kayu terlihat berdiri anggun di atas air.Mata saya yang belum sempat jeda menikmati keindahan panoramanya, terhenti di arsitektur panggung Kinakas, rumah adat orang Minahasa.
Pengunjung dapat menggunakan perahu di sekitar danau dengan biaya Rp50.000,00 tetapi perahu biasanya menunggu sampai dipenuhi 10 penumpang.Di tengah danau ada sebuah pulau kecil bernama Pulau Likri. Sayangnya, Anda tidak dapat berhenti di pulau ini karena perahu mengikuti rute yang berbeda. Selain itu, Anda juga dapat melihat masyarakat setempat menangkap ikan Nike menggunakan jaring yang menyerupai sendok dengan tongkat bambu di kedua sisinya.

Kuliner
Penduduk lokal biasanya menjual ikan Nike kecil yang dibuat menjadi bakso ikan, atau  waku-waku bolanga (sejenis ikan bakar). Anda dapat menikmati hidangan Nike di restoran atau warung makanan di sekitar danau.

smbr:indonesia.travel  




 

0 komentar:

Post a Comment